Setiap remaja perlu memahami informasi
yang berkaiatan dengan HIV dan AIDS. Kelompok remaja adalah kelompok
yang rentan terpapar HIV. Tetapi kelompok remaja juga bisa menjadi
kelompok utama penggerak kepedulian akan pencegahan dan penanggulangan
HIV dan AIDS. Syarat utamanya adalah dengan memahami apa itu HIV, AIDS,
IMS, Kesehatan reproduksi dan narkoba. Selanjutya berusaha memberdayakan
diri dengan ikut mengedukasi teman sebaya dan lingkungan sekitar.
AIDS dapat diartikan sebagai sekumpulan gejala penyakit akibat
menurunnya sistem kekebalan tubuh seseorang. AIDS merupakan fase akhir
dari infeksi HIV. IMS merupakan singkatan dari Infeksi Menular Seksual.
IMS adalah infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Selain HIV,
ada banyak infeksi lain yang juga ditularkan melalui hubungan seksual.
IMS meningkatkan peluang seseorang terinfeski HIV menjadi 5-10 kali
lipat. Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat baik secara fisik,
mental, maupun sosial yang berkaitan dengan sistem reproduksi.
Sistem reproduksi terdiri dari alat-alat reproduksi laki-laki dan
perempuan serta fungsinya. Reproduksi yang sehat menyangkut pengetahuan
sikap, dan perilaku seseorang yang berkaitan dengan alat reproduksi dan
fungsi-fungsinya serta gangguan-gangguan yang mungkin timbul. Narkoba
singkatan dari narkotika, psikotropika dan bahan-bahan berbahaya. Secara
resmi sering disebut dengan NAPZA (Narkotika, alkohol, psikotropika,
dan zat adiktif lainnya). Penggunaan narkoba mengakibatkan
ketergantungan secara fisik dan psikologis serta kerusakan pada sistem
syaraf dan organ-organ tubuh. Penjelasan tersebut merupakan rangkaian
informasi yang berkaitan dengan HIV dan AIDS.
Usaha selanjutnya memberdayakan diri sendiri. Langkah ini seperti
selektif dalam pergaulan dimana adanya lingkungan yang positif untuk
membawa pada dampak positif baik dari segi perilaku maupun cara
berfikir. Langkah selanjutnya dengan membentengi diri dengan bekal
agama. Mendekatkan diri dengan Tuhan akan menjauhkan diri dari perbuatan
yang dilarang oleh Tuhan. Seseorang akan memiliki keyakinan bahwa Tuhan
selalu melindungi hambaNya. Mengikuti nasehat orang tua agar memiliki
akhlak yang baik. Tentunya orang tua telah merencanakan masa depan anak
sehingga seorang anak memiliki tujuan hidup yang jelas dan terarah.
Setelah remaja mampu membentengi diri sendiri dengan bekal beragam
pengetahuan. Remaja mampu menyampaikan informasi positif tersebut untuk
orang lain. Remaja dapat bergabung pada komunitas anti narkoba. Remaja
dapat melakukan perencanaan program yang tepat dan sesuai dengan
usianya. Program yang berbentuk mendidik dan menghibur apalagi adanya
teknologi yang canggih saat ini dapat menyebarkan informasi dengan
mudah.
Sumber : https://www.duniaremaja.jogjaprov.go.id/detil-berita/104/1/Hubungan-Erat-Remaja,-HIV-dan-AIDS,-dan-Narkoba

ππππ
BalasHapusSanggat bermanfaat ��
BalasHapusWahhh sangat bermanfaat
BalasHapusMakasihh informasinya sangat bermanfaat ��������
BalasHapusMakasih info nya bermanfaat sekali ππ»
BalasHapusGoodπππ
BalasHapusMantapppp hehe
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusππ»ππ»ππ»ππ»
BalasHapusTrimakasih infonya
BalasHapusSangat bermanfaat semoga kita dijauhkan oleh penyakit menular seperti itu ya hehehe (:
BalasHapusMantap, sangat bermanfaat
BalasHapusMantap, sangat bermanfaat
BalasHapusππππ
BalasHapusSangat bermanfaat π
BalasHapusππsangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat menambah wawasan
BalasHapusWah bermanfaat sekali
BalasHapusterimakasih artikelnya menambah ilmu
BalasHapus